Banyak orang yang tergiur dengan kesuksesan budidaya ikan lele, khususnya lele sangkuriang,
pemberitaan tentang tokoh-tokoh yang sukses dalam usaha ternak atau
budidaya lele semakin menginspirasi banyak orang untuk ikut terjun dan
berharap meraih kesuksesan dalam usaha ini. Ditambah lagi dengan semakin
banyaknya informasi dari beberapa media tentang peluang usaha budidaya
ikan lele yang semakin menjanjikan karena pangsa pasarnya yang luas dan
permintaan akan ikan lele yang terus meningkat, bahkan belakangan ini
telah ramai dibicarakan bahwa ikan lele akan ikut andil dalam komoditi
ekspor, dikarenakan ada beberapa negara yang memang sangat membutuhkan
pasokan ikan lele, bagi para pelaku usaha dan bisnis hal ini tentunya
lebih menambah semangat lagi untuk segera memulai usaha budidaya ikan
lele.
Semangat dan keyakinan memang sangat dibutuhkan dalam merintis suatu
usaha, akan tetapi kesuksesan memerlukan lebih dari sekedar semangat dan
keyakinan, telah banyak orang yang merasa yakin dan bersemangat penuh
untuk menggeluti usaha budidaya atau ternak ikan lele harus berakhir
dengan kegagalan yang menyedihkan, jenis usaha atau bisnis yang
berbasis pada mahluk hidup memang mempunyai tantangan tersendiri,
sebagai orang yang baru akan memulai atau mungkin sudah pernah gagal
tidak ada salahnya langkah-langkah dibawah ini dijadikan bahan
pertimbangan :
1. Kenali Ikan Lele
Jangan menganggap remeh masalah ini, jika anda memulai usaha budidaya
ikan lele tanpa mengenal ikan lele adalah merupakan kesalahan yang
fatal, kenalilah jenis-jenisnya, habitatnya, makanan dan tata cara
perawatannya.
2. Perisapan Kolam Ikan lele
Persiapan kolam merupakan kewajiban yang sangat penting dan harus diperhatikan dengan baik bagi para pelaku usaha budidaya lele,
banyak kesalahan awal terjadi dari sini, kolam ikan lele yang tidak
memenuhi persyaratan akan berakibat buruk untuk kelanjutan usaha
budidaya ikan lele, kolam haruslah disesuaikan dengan kebutuhan, apakah
untuk segmen pembenihan atau segmen pembesaran, demikian juga dengan
jenis kolamnya, kolam tanah, kolam semen atau kolam terpal, ukuran kolam
juga harus diperhatikan agar dapat disesuaikan dengan kisaran tebar
ideal yang biasanya berkisar 100 s/d 120 ekor/m2.
3. Persiapan Air Kolam
Langkah selanjutnya adalah persiapan air kolam, persiapan ini juga wajib
dan berperan sangat penting, pasalnya, banyak penyakit dan tingginya
angka kematian ikan lele bisa jadi faktor penyebabnya adalah karena
kondisi air yang tidak memenuhi syarat, misalnya saja masalah ph air,
banyak pengusaha ternak lele hanya sebatas mengetahui saja bahwa ph yang
baik untuk ikan lele adalah antara 7 s/d 8, mengetahui tapi tidak
menerapkannya adalah langkah yang sangat merugikan, khususnya dalam
usaha budidaya ikan lele, jangan sekali-kali berani menebar benih dengan
kondisi ph yang belum memenuhi syarat, maka itu sebaiknya gunakanlah
alat pengukur ph yang kini telah banyak di pasaran. Sekali lagi yang
perlu diingat, ikan lele adalah mahluk yang hidup di air, jadi
usahakanlah ikan lele tersebut merasa nyaman dan sesuai dengan kebutuhan
hidupnya dengan melaksanakan persiapan air kolam secara benar sehingga
ikan lele dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan target yang kita
inginkan.
4. Tata Cara Pemberian Pakan Ikan Lele
Terdengarnya mudah, tapi jangan pernah menganggap remeh masalah
pemberian pakan untuk ikan lele, apalagi bagi para pembudidaya yang baru
memulai, boleh jadi ikan lele adalah jenis ikan yang rakus dan
tergolong omnivora, tapi jika tidak benar dalam tata cara dan waktu
pemberian pakannya sama saja anda sedang melakukan pembuangan uang ke
dalam kolam, kenapa demikian? Karena banyak jenis penyakit yang timbul
dan mengakibatkan kematian pada ikan lele disebabkan dari kesalahan tata
cara dan waktu pemberian pakan, kalau sudah demikian dua hal yang pasti
akan terjadi, anda akan kehilangan banyak bibit lele dan pakan yang
terbuang sia-sia.
5. Proses Pengambilan dan Penebaran Indukan atau Bibit Ikan Lele
Proses pengambilan dan penebaran indukan atau bibit ikan lele harus
dilakukan dengan cara-cara yang benar, misalnya proses pembelian induk
untuk segmen pembenihan, selain kualitas indukan ikan lele yang harus
baik, tempat pembelian juga harus terjamin dan dapat dipercaya, setelah
itu proses pengiriman indukan juga harus dengan cara-cara yang benar,
agar indukan ikan lele tidak stres dan selamat sampai ke kolam kita,
pada saat indukan ikan lele dilepaskan dikolam indukan juga harus dengan
tata cara yang benar. Pada segmen pembenihan juga ada proses
penyortiran, bibit lele yang sudah disortir sesuai dengan ukurannya akan
dijual atau dimasukkan kedalam kolam pembesaran benih selanjutnya,
para pengusaha budidaya lele biasanya melakukan proses puasa pada benih
lele sebelum melakukan penyortiran, hal ini juga dilakukan oleh para
pembudidaya ikan lele
pada segmen pembesaran, para pembudidaya ikan lele di segmen pembesaran
biasanya tidak langsung memberi makan pada bibit lele yang baru ditebar
selama setengah hari, berdasarkan pengalaman, bibit lele yang ditebar
dan langsung diberi makan lebih rentan terserang penyakit dan mati.
Langkah-langkah ini mungkin hanya acuan dasar dari banyak faktor
pendukung kesuksesan dalam usaha budidaya ikan lele, untuk lebih
jelasnya anda bisa membaca artikel lainnya pada situs kami, “jadilah
ahli sebelum memulai usaha” dengan banyak membaca artikel dan sharing
seputar dunia lele di ternaklele.com. Salam sukses untuk anda semua…